jasa poles marmer default

Tambang Marmer di Tulungagung. Industri merupakan salah satu sektor penggerak roda perekonomian bagi bangsa Indonesia. Salah satu industri andalan adalah industri pertambangan. Alasan mengapa di Indonesia marak terdapat wilayah industri pertambangan adalah karena sumber daya alamnya yang sangat melimpah.

Memang pertambangan dapat menjadi roda penggerak perekonomian, akan tetapi tahukah kalian jika akibat dari adanya pertambangan ini juga dapat menimbulkan bencana? Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas mengenai dampak dari adanya tambang marmer di Tulungagung.

dampak adanya tambang marmer di tulungagung

Tambang Marmer di Tulungagung

Tulungagung merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki sumber daya marmer yang sangat melimpah. Tak mengherankan apabila banyak perusahaan atau para investor yang melirik Tulungagung sebagai ladang subur sebagai sumber penghasilan.

Saat ini kebutuhan akan marmer semakin tinggi, karena adanya permintaan sebagai komponen pembangunan rumah dan atau gedung.

Berbicara mengenai dampak, dampak dari pertambangan bagaikan 2 sisi koin yang dampaknya selalu beriringan, entah dampak baik maupun buruk bagi masyarakat setempat khususnya.

Dampak Positif Adanya Pertambangan bagi Masyarakat Tulungagung

Dampak positif yang ditimbulkan dari adanya pertambangan marmer bagi masyarakat sekitar adalah terfokus pada persoalan ketenaga kerjaan. Semenjak adanya perusahaan atau badan yang mengelola pertambangan, perekonomian masyarakat menengah ke bawah sedikit banyak terbantu.

Mereka yang awalnya tidak memiliki pekerjaan atau bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu dapat mendapatkan pekerjaan. Biasanya masyarakat banyak yang menjadi buruh tambang yang bekerja pada perusahaan atau bekerja sendiri dan kemudian dijual ke pengepul.

Memang tidak sebanding, akan tetapi penghasilan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari bagi keluarga. Tidak hanya masyarakat pekerja sebagai buruh, akan tetapi juga UMKM ikut berkembang.

Baca juga :  Inilah Harga Marmer Putih SlabTerkini

Dengan adanya perusahaan dan industri yang dibangun di Tulungagung berdampak langsung bagi pemasukan pada pedagang kecil. Hal ini secara tidak langsung akan mengurangi angka pengangguran di Tulungagung terutama pada wilayah yang ada kegiatan tambang marmer.

Kuantitas dan kualitas pendidikan juga ikut meningkat. Hal ini diakibatkan oleh kemampuan masyarakat dalam menyekolahkan anak – anaknya. Pemasukan ini sedikit banyak berasal dari adanya kegiatan pertambangan marmer.

Dampak Negatif Adanya Pertambangan bagi Masyarakat Tulungagung

Terlepas dari pengaruh atau dampak positif yang dihasilkan dari adanya pertambangan marmer, tentunya juga memberikan dampak negatif. Karena ketika melakukan sesuatu pastinya selalu memberikan 2 impact yang berjalan beriringan bagaikan 2 sisi koin.

Semakin hari pemanfaatan dari batu marmer semakin melebihi potensinya karena diakibatkan oleh permintaan pasar yang semakin meningkat pula. Pertambangan di Indonesia sebenarnya sudah diatur dalam UU NO.4 Tahun 2009. Apabila pertambangan dilakukan semakin masif dan tidak sesuai dengan Undang – Undang, maka akan berdampak buruk bagi lingkungan.

Lingkungan Tulungagung semakin hari semakin rusak dan sumber daya semakin hari juga semakin berkurang. Tidak hanya berdampak bagi lingkungan alam saja, akan tetapi juga kehidupan mahkluk hidup lain.

Jika hal ini dilakukan terus menerus tanpa ada kesadaran dan pergerakan dari perusahaan seperti melakukan penanaman pohon dan menormalisasikan wilayah tambang maka lambat laun akan menjadi bencana bagi manusia sendiri.

Tambang marmer di Tulungagung yang dimiliki oleh perusahaan maupun masyarakat setempat semakin hari melakukan eksplorasi yang tinggi. Hal ini diakibatkan oleh permintaan pasar. Memang pertambangan ini membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat Tulungagung, akan tetapi harus tetap dilakukan dengan tepat dan sesuai dengan kebijakan.