Daftar isi konten
Mengenal Marmer Putih : Jenis, Keunggulan dan Harga. Marmer putih memiliki nuansa yang mewah, dan itu cocok untuk bangunan dengan gaya apa pun. Sifat-sifatnya juga tidak hilang dengan waktu. Selain itu, warna dasar putih membuat warna guratan apa pun terlihat lebih kontras, menarik perhatian orang. Banyak marmer putih dengan berbagai karakteristik tersedia untuk dibeli.
Marmer putih adalah jenis batuan metamorf yang terbentuk dari batuan kapur atau dolomit yang mengalami panas dan tekanan tinggi. Warna putih bersih dihasilkan dari kandungan kalsit yang sangat tinggi.
Mengenal Marmer Putih : Jenis, Keunggulan dan Harga
Ciri khas utama marmer putih adalah:
- Warna Dasar: Putih murni hingga putih keabu-abuan.
- Corak (Urat/Veins): Memiliki urat atau guratan alami (veins) yang unik, biasanya berwarna abu-abu, hitam, keemasan, atau campuran, menjadikannya eksklusif dan tidak ada yang sama persis.
- Jenis Populer: Beberapa jenis marmer putih paling terkenal di dunia, sebagian besar berasal dari Italia, antara lain:
- Carrara: Putih dengan corak abu-abu yang halus dan lembut.
- Calacatta: Putih bersih dengan urat yang lebih tebal dan mencolok (bisa abu-abu atau keemasan), seringkali lebih mahal dan eksklusif.
- Statuario: Mirip Calacatta, dengan warna dasar putih sangat bersih dan urat abu-abu yang tebal.
Jenis-jenis Marmer Putih
Berikut ini jenis-jenis marmer putih dari berbagai negara di dunia:
Statuario
Statuario adalah marmer berwarna putih yang kehadirannya sudah mulai langka. Hal ini dikarenakan stok di tambang asalnya sudah menipis, namun permintaan konsumen masih tinggi. Tidak heran, marmer yang berasal dari tambang Carrara ini sangat eksklusif. Warna dasarnya putih bersih dengan corak yang menonjol. Biasanya corak Statuario berwarna abu-abu dan emas. Corak yang tebal diiringi dengan corak yang lebih tipis.
Marmer ini banyak digunakan sebagai material pembuat patung pada zaman dulu. Sedangkan di era modern, marmer Statuario kerap dijadikan material counter top, backsplash, serta pelapis lantai dan dinding. Marmer Statuario sendiri tidak disarankan untuk digunakan pada area luar ruangan.
Calacatta
Hampir mirip dengan Statuario, marmer berwarna putih Calacatta juga memiliki corak berwarna abu-abu dan emas. Yang membedakan adalah bentuk coraknya. Di mana corak tersebut tidak bersifat linear sehingga tampil lebih alami.
Variasi warna coraknya juga lebih beragam dibandingkan Statuario. Hal ini membuat marmer Calacatta terbagi lagi menjadi beberapa sub kategori. Ada Calacatta Borghini yang berwarna dasar putih dengan corak hitam, abu-abu, dan emas yang samar. Ada pula Calacatta Michelangelo yang warnanya lebih solid. Marmer ini juga ditambang di Carrara, Italia.
Marmer Calacatta memiliki tampilan yang klasik sehingga cocok untuk hunian bergaya klasik atau tradisional. Misalnya pada bagian lantai, counter top, dan backsplash.
Carrara
Masih berasal dari tambang Carrara di Italia, ada marmer Carrara. Marmer berwarna putih ini memiliki corak yang merupakan perpaduan biru dan abu-abu. Coraknya ini sangat lembut dan halus dibandingkan dengan marmer Statuario serta Calacatta yang lokasi tambangnya sama.
Kualitas marmer Carrara amat baik sehingga cocok digunakan untuk beragam keperluan. Pada zaman dulu, marmer Carrara digunakan sebagai material monumen dan patung. Di antaranya adalah The Pantheom, Michelengelo, dan Marble Arch di London. Untuk modern ini, Carrara umum diaplikasikan sebagai pelapis lantai dan dinding, anak tangga, countertop, serta sejumlah dekorasi.
Mugla White
Mugla White adalah salah satu jenis marmer berwarna putih yang menjadi kebanggaan Turki. Marmer ini ditambang di daerah Kavaklidere, Yatagan, Mugla. Mugla White memiliki ciri khas pada coraknya yang berwarna abu-abu. Ukurannya tipis dan jarang-jarang. Daya tahan marmer ini terhadap perubahan cuaca cukup baik sehingga cocok untuk dijadikan material eksterior. Di antaranya sebagai pelapis dinding, pelapis lantai, dinding air terjun, hingga dinding kolam renang. Mugla white akan tampil cantik dengan bantuan finishing polished, sawn cut, sandblasted, serta tumbled.
Aegean White
Berikutnya ada Aegean White yang berasal dari Yunani. Lebih spesifiknya, marmer ini ditambang dari area Aegean. Kehadiran marmer putih ini sudah sejak ribuan tahun silam. Hal ini terbukti dari kehadiran 60 bangunan marmer putih yang ditemukan oleh para ilmuwan. Marmer berwarna putih ini memiliki corak berwarna abu-abu. Jika dilihat dari kejauhan, corak ini membentuk garis diagonal. Marmer ini paling sering digunakan untuk melapisi lantai, membuat monumen, dan juga countertop.
Dionyssos White
Marmer berwarna putih Dionyssos White berasal dari Yunani juga. Lokasi tambangnya berada di Dionysos, Penteli. Marmer ini memiliki garis tipis yang cukup beraturan. Beberapa lainnya tampak blurry sehingga menciptakan pola yang lebar dan unik. Untuk coraknya sendiri, Dionyssos White umum ditemukan dengan warna abu-abu, hitam, atau hijau.
Thassos Snow White
Thassos Snow White adalah satu-satunya marmer berwarna putih di dunia yang benar-benar putih tanpa corak atau pun warna lainnya. Di dalam marmer ini terdapat butiran-butiran halus yang cerah. Saat tertimpa sinar matahari atau lampu, tampilannya menjadi lebih berkilau. Marmer yang berasal dari Yunani ini cocok untuk menghiasi proyek prestisius. Baik itu diaplikasikan pada dinding, furnitur, serta dekorasi.
Golden Spider
Dilihat dari namanya, marmer Golden Spider jelas memiliki nuansa emas. Yakni pada bagian coraknya yang berukuran kecil namun terlihat dengan jelas. Warna dasar marmer ini putih sepenuhnya. Marmer jenis Golden Spider diperoleh dari tambang di Platanotopos, Eleftereopolis, Kavala, Yunani. Oleh karenanya, marmer ini juga sering disebut sebagai Planotopos Yellowish White. Hampir semua jenis finishing cocok untuk Golden Spider. Sebut saja seperti honed, aged, polished, sawn cut, sanded, sandblasted, bushhammered, dan tumbled.
Dilihat dari warna yang mendominasi, marmer ini cocok digunakan interior bergaya apa pun. Supaya tampil sempurna, Anda bisa memadukannya dengan aneka furnitur atau dekorasi yang memiliki aksen berwarna emas juga.
Branco Carrarinha
Bagi Anda yang tengah mencari marmer berwarna putih dengan kesan minimalis, coba lirik Branco Carrarinha. Marmer ini memiliki warna dasar putih dengan sedikit corak yang berwarna hitam. Di beberapa sudutnya terdapat sedikit bercak yang juga berwarna hitam. Tampilannya akan terlihat serasi menghiasi hunian minimalis Anda yang didominasi warna hitam dan putih juga. Marmer ini berasal dari Brazil. Kualitas marmer Branco Carrarinha tergolong baik sehingga cocok untuk interior maupun eksterior.
Sivec
Marmer Sivec sudah ditemukan dan digunakan sejak 500 SM. Tambangnya berada di kota tua Stibera yang sekarang dikenal sebagai Prilep. Warna dasarnya putih, sedangkan coraknya berwarna abu-abu muda dan tidak mendominasi. Pada zaman dulu, Sivec digunakan untuk membuat patung orang Romawi dan bangunan penting. Kini, Sivec kerap digunakan untuk bangunan yang prestisius seperti hotel dan istana.
Solto
Solto adalah marmer yang ditambang di Turki. Marmer dengan warna dasar putih ini memiliki corak berwarna abu-abu. Coraknya berupa garis-garis halus yang hampir memenuhi permukaan marmer. Karakteristiknya begitu dramatis dan elegan. Marmer yang satu ini cocok diaplikasikan dalam pola mozaik.
Mengenal Marmer Putih : Jenis, Keunggulan dan Harg
Ukuran Marmer untuk Lantai
Marmer, baik lokal maupun impor, umumnya dijual dalam bentuk slab (lempengan besar) atau tile (potongan). Untuk lantai, ukuran yang umum tersedia sangat beragam, namun yang paling sering dicari dan digunakan adalah: