Cara Menghitung Kebutuhan Keramik. Mengapa setiap orang harus mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik di dalam rumah? Mungkin Anda pernah bertanya-tanya tentang hal ini. Pada dasarnya, alasan mengapa setiap orang perlu mengetahui cara ini dengan baik adalah agar mereka tidak salah membeli keramik dalam jumlah yang terlalu banyak.

Ketika Anda salah membeli keramik dalam jumlah yang terlalu banyak seperti itu, hal ini akan merugikan diri Anda sendiri. Sebab, Anda harus membayar biaya keramik yang cukup banyak padahal keramik tersebut tidak akan diaplikasikan di setiap ruangan yang ada di dalam rumah Anda. Untuk itu, Anda perlu memahami cara menghitung keramik yang benar berikut ini!

Baca juga :  Cara Poles Granit Murah Agar Terlihat Selalu Mengilap

 

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik di Dalam Rumah

Cara menghitung kebutuhan keramik di dalam rumah dengan mudah

Untuk menghemat waktu Anda yang berharga, berikut langsung kami sampaikan beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan untuk menghitung kebutuhan keramik di dalam rumah yang baik dan benar, yaitu:

  1. Hitung luas lantai ruangan terlebih dahulu

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk menghitung kebutuhan keramik di setiap ruangan yang ada dalam rumah Anda adalah, dengan menghitung luas lantai ruangannya terlebih dahulu. Nantinya, setelah Anda mengetahui berapa panjang dan lebar dari lantai ruangan tersebut, Anda bisa menggunakan rumus luas = panjang x lebar.

  1. Hitung luas keramik yang ada dalam satu dus

Setelah melakukan tahapan di atas, sekarang Anda perlu menghitung luas keramik yang ada di dalam satu dus. Pada dasarnya, akan ada banyak ukuran keramik yang tersedia di pasaran. Dalam hal ini, satu dus keramik biasanya juga akan memiliki isi yang berbeda-beda. Jadi, untuk menghitung luas keramik dalam satu dus ini, Anda bisa mengkonversikan satuan cm keramik menjadi m, lalu dibagi dengan angka 100.

  1. Hitung kebutuhan keramik dalam ruangan
Baca juga :  Buffing Granit, Lantai Berkilau Seperti Baru

Setelah mendapat hasil dari kedua perhitungan sebelumnya, sekarang Anda bisa langsung menghitung kebutuhan keramik dalam satu ruangan. Sebagai contoh luas lantainya adalah 64 m2, kemudian hasil konversi ukuran keramiknya adalah 0,35 m dan luas keramiknya berukuran 2,45 m2. Maka, kebutuhan keramik dalam satu ruangan tersebut adalah 64 m2 x 2,45 m2 = 156,8 dus dan bisa dibulatkan menjadi 157 dus.

Akhir kata

Ketika melakukan cara menghitung kebutuhan keramik di setiap ruangan tersebut, Anda perlu memperhatikan angka-angkanya dengan teliti. Hal ini perlu Anda lakukan agar tidak terjadi kesalahan di sela-sela Anda menghitungnya.

Beri review post

Comments are closed.