jasa poles marmer

Marmer vs Granit bagusan mana

Untuk konsultasi dan survey GRATIS, hub 085217167006

marmer vs granit

Penampilan

Penampilan fisik granit sangat berbeda dari marmer. Granit memiliki berbagai warna berbintik-bintik yang dihasilkan dari batu menyatu di dalamnya – yaitu, kuarsa, feldspar, biotit mica, dan kadang-kadang amphibole .

Marmer biasanya warna solid putih keabu-abuan atau krim dan memiliki urat berwarna gelap, meskipun banyak warna  lainnya, varietas jarang yang memiliki warna dasar hijau atau merah muda pucat. Garis-garis di marmer terbentuk dari kotoran mineral, seperti lumpur dan besi oksida.

Daya Tahan

Granit adalah jenis batu alam yang mempunyai daya tahan yang cukup lama, namun keduanya yaitu granit dan marmer  berpori,  yang berarti cairan yang tumpah – terutama jika batu alam ini  tidak di lindungi dengan sealant terlebih dahulu – dapat meresap ke dalam batu dan menyebabkan noda.

Karena berpori  , marmer ini jauh lebih mudah untuk terkena noda. Hal ini juga secara khusus rentan terhadap panas dan tumpahan asam, sedangkan  granit tidak. Menempatkan peralatan memasak yang panas di atas  marmer dapat menyebabkan kerusakan,  apalagi tumpahan makanan asam atau cairan, seperti cuka atau lemon atau jeruk nipis. Namun, poles dan sealant dapat meningkatkan daya tahan marmer ini jauh lebih kuat dari pada granit.

Seiring waktu, marmer juga secara alami menjadi kusam. Salah satu contoh adalah bagaimana Taj Mahal, yang terbuat dari marmer putih, terancam oleh polusi.

Sifat tahan lama granit ini membuatnya cocok untuk dapur, meja dan lantai, sementara marmer lebih tepat di daerah dengan kurang lalu lintas, seperti kamar mandi, di mana dapat digunakan untuk bersolek, dinding kamar mandi, dan lantai.

Pemeliharaan

Karena granit dan marmer  berpori,  sehingga dengan mudah yerap cairan dari tumpahan. (Selain itu, batu yang berwarna lebih terang umumnya lebih berpori dari batu yang berwarna lebih gelap.)  Sealants dapat membantu meningkatkan dan mencegah perubahan warna  dan baret pada marmer dan granit. Tetapi hal terbaik adalah menyeka tumpahan air apapun secepat mungkin.

Untuk permukaan marmer, coating dianjurkan dua kali setahun, sedangkan untuk granit resealing sekali setiap dua tahun cukup memadai. Tapi seberapa sering perlu di coating tergantung pada seberapa banyak permukaan yang digunakan.

Menghilangkan Noda

Apakah noda dapat dihilangkan atau tidak tergantung pada apakah kerusakan permanen serta kedalamananya. Beberapa noda relatif dangkal dan dapat dihapus dengan penghilang noda; lain halnya apabila sudah  meresap ke dalam pori-pori batu dan menyebabkan perubahan permanen pada susunan kimia dari batu itu sendiri.

Kesimpulan

Baik granit atau marmer sangat ramah lingkungan. Sementara keduanya  bisa dipergunakan untuk waktu yang sangat lama jika dirawat. Jadi pilihan yang mana yang lebih bagus antar marmer dan granit sangat tergantung batu alam ini akan dipergunakan dimana? indor atau outdoor ? untuk lantai atau kitchen set? seberapa lama jarak waktu pemolesanya? serta tidak kalah pentingnya adalah  masalah selera terhadap motif, warna dan corak batu alam ini, hal ini seringkali menjadi pertimbangan pokok para pembeli.

Semoga bermanfaat. Terimakasih

Pencarian terbaru:

Leave a Reply

*

captcha *